Selasa, 08 September 2020

Tembus Pasar Internasional, 30 Ton Ubi Diekspor ke Hongkong

 


Tembus pasar internasional, salah satu produk pertanian Kabupaten Bandung yakni, ubi jalar. Puluhan ton ubi jenis rancim ini diekspor ke Hongkong disetiap bulannya.

Pelepasan ekspor ubi jalar asal Kabupaten Bandung dipimpin oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil di Kecamatan Arjasari, Selasa (8/9/2020).

Ridwan Kamil menyampaikan kalau setiap bulan tidak kurang dari 30 ton ubi jalar yang diekspor ke Hongkong. Artinya dalam setahun petani di Arjasari akan mampu mengekspor ubi sebanyak 360 ton.

"Ubi dari sini dijadikan tepung untuk bahan baku kue dan es krim di Hongkong," tutur Ridwan Kamil.

Gubernur yang akrab disapa Emil tersebut berpesan agar petani dan koperasi menjaga kualitas supaya ekspor ubi jalar bisa berjalan lancar tanpa ada penolakan dari negara tujuan.

"Ada kejadian, produk petani tidak diterima karena ada serangga. Makanya harus dijaga kualitasnya, bersihkan sejak dari petani juga koperasi," ujarnya.

Selain itu, Emil meminta eksportir bisa mencari negara tujuan lain yang memiliki karakter sama seperti Hongkong. Dengan begitu, ekspor ubi jalar bisa meningkat.

"Kalau hari ini kita ekspor ke Hongkong, tolong dicari negara lain yang punya gaya hidup dan kebutuhan ubi jalar seperti hongkong," tuturnya.

 

Sumber:Ayobandung.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar